|
Menu Close Menu

Rutan Pinrang Gelar Rehabilitasi Mandiri Bagi WBP Kasus Narkoba

Sabtu, 10 November 2018 | 13.48 WIB

DHEANMEDIA.COM PINRANG - Pembukaan program rehabilitas mandiri yang diprogramkan "resintel community" kasus narkoba tahap dua. Resintel merupakan revolusi spritual, intelektual dan mental, melalui perubahan sikap, gaya hidup dan pola fikir dari kecanduan narkoba.

Yusti, salah satu konselor pada program Rehabilitasi Mandiri Kasus Narkoba Rutan klas IIB Pinrang itu mengatakan, Program yang digagas Rutan Kelas IIB Pinrang itu guna memberikan kesadaran kepada warga binaan yang terlibat kasus narkoba.

"Program ini adalah program yang tak ada di rutan lainnya. Inisiatif kita membuat program tersebut karena sering adanya warga binaan keluar masuk dengan kasus yang sama, yaitu kasus narkoba," kata Yusti.

Kata dia, untuk program tersebut para warga binaan khususnya pada kasus narkoba, memberikan kelas pelajaran seperti morning meeting, pemberian materi (bahaya narkoba, cara menghindari dan kelas realigisesion) dan seminar.

"Dalam program tersebut wargaa binaan diberikan beberapa pelajaran terkait narkoba. Intinya supaya warga binaan tidak menggunakan lagi narkoba," ucapnya.

Karutan klas llB Pinrang, Ali Imran mengatakan, program yang digagas itu dijalankan dengan sumber daya manusia yang terbatas. Dikarenakan program tersebut yang digagas langsung oleh Rutan Kelas IIB Pinrang secara mandiri.

"Ini yang mendasari kami untuk hal tersebut dengan program secara mandiri. Kasus penyalahgunaan narkotika perlu binaan dan kami coba mulai dengan bahan mentah. Kolaborasi beberapa jenis pembinaan, seperti kepribadian, mental agama dan sosial," ucapnya.

Imran menambahkan, dengan adanya program tersebut, secara pribadi ada dampak efek utamanya terutama pada segi keamanan sangat terbantu di rutan kelas IIB Pinrang.

"Untuk tahap berikutnya Insyaallah BNP akan membantu untuk program tersebut. Bahkan Disnaker Pinrang telah memberikan kerjasama yaitu memfasilitasi bagi warga binaan yang telah mengikuti program tersebut untuk ikut pelatihan jika bebas dari rutan," ucap Imran.

Pembukaan tersebut dihadiri BNP Provinsi Sulsel, Kanwil Kemenkumham Sulsel, Bupati Pinrang, Kapolres Pinrang, Dandim 1404 Pinrang, dan sejumlah undangan lainnya. (Rls/SMpin)
Bagikan:

Komentar