|
Menu Close Menu

Dalami Motif Pembunuhan "Jasad Dalam Lemari", Polisi Gelar Olah TKP

Jumat, 30 November 2018 | 11.52 WIB

DHEANMEDIA.COM JAKARTA SELATAN - Latar belakang atau motif pembunuhan terhadap seorang pemandu lagu, Ciktuti Iin Puspita, 22, hingga kini masih diselidiki. Aparat kepolisian telah memeriksa seorang tamu hotel yang mengajak karaoke korban dan tersangka, Nissa Regina, 17, pada Jumat (16/11) lalu.

Di sebuah hotel di kawasan Kemayoran Jakarta Pusat itu, Nissa dan korban menerima uang tip dari pelanggan karaoke.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol. Indra Jafar mengatakan, di hotel tersebut diduga ada empat orang yang menemani korban dan tersangka. Usai berkaraoke, keduanya diberi uang tip dari tamu-tamu itu.

Ternyata NR menerima uang tip langsung dari tamunya. Dia mendapat Rp 500 ribu rupiah. Informasi awal, nominal yang diberikan itu jumlahnya 1,8 juta. Untuk itu, kami masih mendalami dengan memeriksa saksi tamu hotel itu," kata Indra saat berada di Polda Metro Jaya, Kamis (29/11).
Lanjut Indra mengatakan, setelah dari tempat itu polisi masih melacak kepergian korban dan pelaku. Dugaan sementara, setelah dari tempat itu mereka pergi bersama seseorang yang belum diketahui identitasnya.

Dia mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih mendalami seorang pria yang merupakan satu dari empat tamu. Pria tersebut masih diperiksa secara intensif.

"Bukan di tempat (hotel) itu, ini yang lagi kami dalami tamunya, pergi ke hotel mana. Apakah ada unsur prostitusi atau tidak, kami masih dalami," jelas Indra.

Sejauh ini, tim penyidik kepolisian telah memeriksa 9 saksi untuk mendalami kasus pembunuhan ini. Dari pemeriksaan itu, Indra tidak menampik jika kemungkinan ada unsur prostitusi. Kendati demikian, dirinya masih mendalami kasus itu melalui latar belakang motif sebelum kejadian jasad Iin ditemukan di dalam lemari.

"Itu yang lagi sedang mendalami. Karena usai kegiatan sampai pagi hari, mereka nyanyi mereka pergi masing-masing. Artinya NR ini masing-masing sendiri dia dengan tamunya itu," ujar Kapolres.
Bagikan:

Komentar